Cerita Fajar Senja

dari fajar untuk senja

Nostalgia kuliner semasa SMA, Warung Terbiz, Kemiri

Leave a comment

Dahulu sewaktu SMA aku dan teman teman SMAku sepulang sekolah sering bela-belain jauh-jauh dari sekolah cuma buat ke warung makan ini, ya sekitar 17-18 km lah dari sekolahku ke warung ini. Warung Makan Terbiz namanya. Kalo aku sama teman-teman sih lebih seringnya menyebut dengan Warung Daim, karena pemilik warung makan ini bernama Pak Daim.

Hari minggu (8/5) siang ini aku berkesempatan bernostalgia kulineran semasa SMA dulu. Saat aku tiba di warung daim ini kondisi sepi, mungkin karena sudah lewat dari jam makan siang. Dan siang ini, aku memesan menu andalanku bersama teman-teman SMAku dulu, Nasi Goreng dan Es Jeruk.
Tak sampai 10 menit menunggu Nasi Goreng dan segelas Es Jeruk terhidang. Masih sama seperti dulu, sepiring nasi goreng dengan isian suwiran ayam goreng, taburan bawang goreng, serta beberapa potong timun segar. Tak lupa juga ciri khas dari nasi goreng warung daim ini adalah tambahan pelengkap sepiring kubis yang sudah dipotong potong.

image

Ku nikmati nasi goreng ini, cita rasa juga masih sama dari dulu, yang membuatku kembali ke angan-angan jaman dulu sewaktu bersama sama teman temanku kesini dulu. Buat para pecinta nasi goreng, nasi goreng ini mungkin terkesan biasa saja, isinya juga minimalis tidak seperti nasi goreng di tempat lain seperti nasi goreng kambing khas kebon sirih, atau nasi goreng babat khas semarang. Tapi boleh dicoba menu nasi goreng warung daim ini kalo pembaca sekalian sedang berkunjung di daerah Kutoarjo, Kemiri dan sekitarnya.

Di warung daim ini tidak cuma menjual menu nasi goreng saja, tapi juga ada nasi soto, nasi rames, dan lain-lain. Lokasi warung ini juga cukup mudah dijangkau. Lokasinya ada di pinggir Jalan Raya Kemiri-Pituruh, Desa Kerep, Kecamatan Kemiri, Purworejo. Ancer ancernya juga gampang. Dari perempatan Alun-Alun Kemiri sekitar 1 km kanan jalan ke arah Pituruh. Warung ini juga suasananya enak karena ada di dekat sawah juga.

image

Nasi goreng yang kupesan tadi sudah habis. Segera kubayar pesanan tadi dan habis 12 ribu rupiah saja untuk seporsi nasi goreng dan segelas es jeruk. Nasi goreng sudah dibayar, perut kenyang, dan saatnya pulang!

Author: Adil Hani P

Wong asli Purworejo yang ngangsu kawruh di Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s