Cerita Fajar Senja

dari fajar untuk senja

Pesona Gunung Kidul (3)

Leave a comment

Senin, 9 juli 2012
Setelah sebelumnya aku dan teman-temanku berlibur ke Nglanggeran dan Sri Gethuk, kali ini aku dan teman-teman kembali berlibur ke salah satu daerah wisata di Gunung Kidul yaitu Pantai Siung.

Pagi itu perjalanan panjangku dimulai dari rumahku di Purworejo. Akibat begadang semalaman membuatku harus telat bangun. Bayangan naik pramek jam 8.25 dari Kutoarjo menghilang karena rumahku yang jauh dari Kutoarjo. Perjalanan dengan bus Tetap Merdeka, Sumber Selamat dan Damri B mengantarku sampai rumahnya Karyo jam 12 siang akibat jalanan Jogja-Solo yang ramai. Semuanya sudah siap dan aku yang paling telat datang. haha. Berhubung Kecret dan Daru pergi keluar beli parafin maka aku pulang ke kostku sebentar untuk mengambil baju-baju dan alat-alat lain yang diperlukan di Pantai nanti.

Jam setengah 2 kami berangkat dari rumahnya Karyo, kali ini kami mengambil rute lewat Sukoharjo tembus langsung ke Wonosari untuk menghemat waktu dan jarak perjalanan.

Bagi yang memulai perjalanan ke pantai siung dari Yogyakarta sangat mudah menuju ke pantai ini. Dari Wonosari tinggal berbelok kanan melewati Terminal bus Wonosari menuju Pantai Baron, nanti akan ada pertigaan dan mengambil arah ke Tepus dan Girisubo, selanjutnya penunjuk arah ke Pantai terpampang dengan jelas.

Rute Perjalanan

Sebelum berangkat narsis dulu

Jam 5 sore kami tiba setelah menempuh perjalanan sejauh 100 Km dari Solo. Kami langsung mendirikan tenda karena hari sudah mulai gelap.

Malam itu adalah malam terindah bagiku dan (mungkin) juga buat teman-temanku yang lain. Bintang-bintang bersinar terang dan indah, dengan ditemani deburan ombak yang menghujam karang. Kami habiskan malam itu dengan tidur di pasir pantai, makan bersama, masak bersama, nayanyi bersama, gitaran bersama. Semuanya serba bersama, kecusali urusan ke belakang. hehe

Pagi harinya kami isi dengan bermain-main, yang cowok main voli pantai, berenang di pinggir pantai yang berkarang, yang cewek bercanda ria di pinggir pantai, foto-foto.

Pemandangan laut dari atas bukit

Daru di ujung bukit

Kecret dan kopi

Salah satu sudut pantai

warna warni pengunjung

Kecret dari atas bukit

Masih dari atas bukit

Jam 12 siang kami pun memutuskan untuk pulang kembali ke Solo.

Kami: Aku, Satria, Oci, Hasan, Pythag, Cacing, Daru, Karyo, Parmi, Kecret, Kirun, Dura

*Mohon maaf bila tak menarik, karena menulisnya agak dalam ketergesa-gesaan. hehe. bis juga mengunjungi tulisan trip report yang sama di SIUNG CERIA atau camping in the beach

Author: Adil Hani P

Wong asli Purworejo yang ngangsu kawruh di Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s